Detail Cantuman Kembali
analisa penerapan variasi kort nozzle dan tip clearance pada propeller tipe kaplan kapal offshore supply vessel (OSV)
Ketika beroperasi di laut, sebuah kapal yang andal harus memenuhi kecepatan dinas yang telah direncanakan dengan menggunakan sistem propulsi. Salah satu jenis sistem propulsi yang digunakan adalah ducted propeller, yang merupakan jenis propeller yang dilengkapi dengan saluran (duct) berupa foil yang melingkupi propeller, membentuk selubung atau tabung (nozzle). Nozzle ini memiliki kemampuan meningkatkan nilai thrust (gaya dorong) dan torque (torsi) tergantung pada jenis nozzle yang digunakan, sehingga penerapannya dapat meningkatkan thrust dan torsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan propeller tanpa nozzle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kort nozzle dengan tipe nozzle MARIN foil 19A, 22, 24 dan tip clearance 10 mm, 20 mm, 30 mm terhadap propeller Ka-40 pada kapal Offshore Supply Vessel (OSV) menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD), tipe nozzle tersebut mudah dibuat dan memiliki kemudahan dalam fabrikasi. Penerapan kort nozzle mampu meningkatkan thrust sambil mempertahankan torque yang rendah, sehingga dapat mencapai kecepatan dinas yang efektif. Dalam penelitian ini didapatkan hasil dari semua model, untuk model dengan thrust tertinggi yaitu model Ka-19A-10 dengan nilai 367.413,41 N, sedangkan model dengan thrust terendah yaitu model Ka-24-30 dengan nilai 356.314,9 N. Model Ka-19A-10 menunjukkan hasil torque tertinggi dengan nilai 315.338,05 Nm, sedangkan model Ka-22-30 memiliki hasil torque terendah dengan nilai 307.511,27 Nm. Dengan hasil tersebut, didapatkan kesimpulan semakin panjang dari panjang kort nozzle dan semakin besar nilai dari tip clearance akan semakin rendah thrust dan torque yang dihasilkan oleh propeller.
622.24.20 Ged a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2024
Surabaya
xvii, 115 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







